Showing posts with label Teknologi. Show all posts
Showing posts with label Teknologi. Show all posts

Thursday, June 4, 2015

MENDUKUNG UPAYA SWASEMBADA PANGAN, BUPATI GRESIK KUKUHKAN REGU TANAM JARWO


Tenaga kerja yang terampil dibidang pertanian saat ini memang semakin langka, seiring dengan  menurunnya minat masyarakat terutama generasi muda untuk menggeluti dunia pertanian. Namun, modernisasi dan mekanisasi bidang pertanian tidak serta dapat diterapkan di Indonesia. Karena tidak dapat dipungkiri bahwa sektor pertanian di Indonesia menjadi salah satu sektor yang membuka peluang bagi tenaga kerja. Dibidang inilah banyak tenaga kerja terutama yang sudah lanjut usia bersandar hidup dan mencari nafkah baik menjadi pemilik maupun menjadi buruh tani.

Monday, December 22, 2014

PENERAPAN “ISSE” UNTUK KESEJAHTERAAN PETANI SAWIT



Minyak sawit (CPO) saat ini telah menjadi komoditas penting yang menyerap 4,5 Juta tenaga kerja disektor on farm. Komoditas ini juga menjadi andalan pemerintah disektor pertanian.

UGM LUNCURKAN APLIKASI "PETANI" BERBASIS ANDROID

Sebagai negara agraris, Indonesia memiliki hamparan lahan pertanian yang luas untuk menyuplai kebutuhan pangan. Namun, penerapan teknologi pertanian sangat lambat sekali diterima petani di Indonesia.

Friday, December 19, 2014

MEMBUAT TEH KOMPOS

tidak semua kompos padat mudah diaplikasikan pada tanah. Penambahan kompos padat pada tanaman tentu tidaklah langsung menjangkau zona perakaran tanaman, sehingga serapan hara tanaman akan sedikit terhambat. Teh kompos merupakan ekstrak kompos melalui teknis seduh..  Aolikasi Teh kompos akan langsung menjangkau zona perakaran, sehingga lebih mudah diserap tanaman.

Pembuatan Teh Kompos
Teknis sederhana membuat teh kompos yaitu dengan brewing (Seduhan), berikut langkah sederhana membuat teh kompos.
  • Masukkan pompa udara/ Aerator kedalam bak atau tong.
  • Isi wadah dengan air bersih dan Kompos dengan Perbandingan 5:1 (Air:Kompos).
  • Diamkan dalam wadah selama 3- 7 hari dengan kondisi Aerator terus bekerja.
  • Cara mengetahui teh kompos telah jadi atau tidak adalah pada baunya. Jika teh kompos mengeluarkan bau sedap, maka teh kompos telah jadi.
  • Saring Teh kompos yang telah jadi dengan menggunakan kain halus, dan siap digunakan.
Teh ompos sangat baik digunakan karena selain mengandung nutrisi, juga mengandung mikroba yang baik bagi tanaman.

Wednesday, December 10, 2014

BUDIDAYA PADI DENGAN IPAT-BO

Intensifikasi padi sawah dengan sistem tergenang (anaerob) tidak saja menyebabkan tidak berfungsinya kekuatan biologis tanah (Soil biological power),tetapi juga menghambat perkembangan sistem perakaran tanaman padi. Dalam kondisi anaerob, keanekaragaman hayati (biodiversity) tanah sangat terbatas.Biota tanah yang aerob tidak dapat berkembang dan diperkirakan hanya sekitar 25% perakaran tanaman padi yang berkembang berkembang dengan baik.Konsekuensinya, potensi hasil dari berbagai varietas tanaman padi yang diperoleh saat ini (7 8 t/ha) merupakan hasil dari 25% sistem perakaran saja. Pertanaman dengan sistem aerob (lembab) menghasilkan sistem perakaran paling tidak sekitar 3 4 kali lebih besar dibandingkan dengan sistem tergenang. Perkembangan sistem perakaran yang optimal dan didukung oleh keanekaragaman hayati dalam tanah dapat meningkatkan potensi hasil padi menjadi 3 4 kali lipat (15 25 t/ha). Besarnya tingkat produktivitas yang mampu dicapai sangat ditentukan kondisi agroekosistem dan tingkat penerapan teknologinya. Intensifikasi Padi Aerob Berbasis Organik (IPAT-BO) merupakan salah satu teknologi yang mampu menjawab permasalahan tersebut.

Monday, November 10, 2014

Semangka Mini

 Teknologi pertanian terus berkembang, tidak terkecuali untuk komoditi semangka. Jika dulu banyak masyarakat enggan memakan semangka karena ribet dengan bijinya. Tapi kini tidak lagi. Masyarakat dengan mudah disuguhi semangka non biji.

Tuesday, October 28, 2014

Komposter Mandiri, Tempat Sampah Sekaligus Media Tanam

Urban Farming saat ini memang sedang menjadi trend masyarakat perkotaan. Dengan terbatasnya lahan yang dimiliki, banyak masyarakat yang mecoba bertanam dengan vertikultur, hidroponik, dan lain sebagainya. Bagi anda yang tinggal di perkotaan dan memiliki hobi bercocok tanam mungkin bisa mencoba Komposter Mandiri ini.

Itik PMp, tipe itik Pedaging Unggul Baru

Kebutuhan akan daging itik saat ini menunjukkan peningkatan yang signifikan. Rasanya yang khas, dan kandungan kolesterol yang rendah membuat daging ini lebih diminati oleh masyarakat Indonesia.

Saat ini kebutuhan itik dicukupi dari itik petelur yaitu itik jantan yang digemukkan atau itik betina yang sudah tidak produktif (sudah tidak bertelur). 

Itik PMp merupakan bibit itik tipe pedaging baru yang dikembangkan oleh Balai Penelitian Ternak Ciawi, Bogor. Itik PMp merupakan hasil persilangan antara itik peking itik Mojosari putih. Itik PMp berbulu putih, warna kulit karkas bersih dan cerah.

Keunggulan itik ini memiliki bobot 2-2,5 Kg pada usia 10 minggu. dan mulai bertelur pada umur 5,5 bulan.

kehadiran itik ini jika dikembangkan, tentu dapat membantu mencukupi kebutuhan daging itik nasional.