Tuesday, October 28, 2014

Komposter Mandiri, Tempat Sampah Sekaligus Media Tanam

Urban Farming saat ini memang sedang menjadi trend masyarakat perkotaan. Dengan terbatasnya lahan yang dimiliki, banyak masyarakat yang mecoba bertanam dengan vertikultur, hidroponik, dan lain sebagainya. Bagi anda yang tinggal di perkotaan dan memiliki hobi bercocok tanam mungkin bisa mencoba Komposter Mandiri ini.

Itik PMp, tipe itik Pedaging Unggul Baru

Kebutuhan akan daging itik saat ini menunjukkan peningkatan yang signifikan. Rasanya yang khas, dan kandungan kolesterol yang rendah membuat daging ini lebih diminati oleh masyarakat Indonesia.

Saat ini kebutuhan itik dicukupi dari itik petelur yaitu itik jantan yang digemukkan atau itik betina yang sudah tidak produktif (sudah tidak bertelur). 

Itik PMp merupakan bibit itik tipe pedaging baru yang dikembangkan oleh Balai Penelitian Ternak Ciawi, Bogor. Itik PMp merupakan hasil persilangan antara itik peking itik Mojosari putih. Itik PMp berbulu putih, warna kulit karkas bersih dan cerah.

Keunggulan itik ini memiliki bobot 2-2,5 Kg pada usia 10 minggu. dan mulai bertelur pada umur 5,5 bulan.

kehadiran itik ini jika dikembangkan, tentu dapat membantu mencukupi kebutuhan daging itik nasional.

Monday, October 27, 2014

Menanam Terong Dalam Pot

 Pertanian Perkotaan (Urban Farming) memang tengah menjadi trend masyarakat di Indonesia saat ini. salah satu bentuk pertanian yang saat ini digalakkan di perkotaan adalah tanam sayuran/ buah di dalam pot. Selain masyarakat perkotaan bisa menyalurkan hobi bercocok tanamnya, mereka juga bisa memanen hasil pertanian untuk sekedar memenuhi kebutuhan  sayur rumah tangga.

Salah satu tanaman yang cocok ditanam di dalam pot adalah terong. Terong memiliki banyak varian mulai dari terong ungu, hijau, putih, bulat, lonjong, sehingga selain hasilnya bisa dimakan juga menambah nilai keindahan.

Beberapa langkah untuk bertanam Terong dalam pot yaitu:

Sunday, October 26, 2014

Sang Mentri Pertanian Amran Sulaiman



Setelah Seminggu lamanya Masyarakat Indonesia Menanti Kabar tentang jajaran mentri yang akan membantu Kinerja Joko Widodo, Presiden Indonesia 2014-2019. Akhirnya Kemarin Presiden Telah mengumumkan siapa saja mentri yang akan membantu beliau menyelesaikan tugas negara.

DR.Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP. pria kelahiran Bone 27 April 1968 telah ditunjuk Oleh Presiden kita Sebagai Mentri Pertanian Indonesia saat ini. Alumnus S3 Pertanian  sekaligus salah satu dosen Universitas Hasanudin ini juga merupakan pemilik Tiran Grup.

10 Perusahaan yang masuk dalam unit bisnis Tiran Group yang dikelola oleh sang Mentri adalah sebagai berikut: 
PT Tiran Indonesia (tambang emas), 
PT Tiran Sulawesi (perkebunan tebu dan sawit), 
PT Tiran Makassar (distributor Unilever), 
PT Tiran Bombana (emas, timah hitam), 
PT Tiran Mineral (tambang nikel), 
PT Amrul Nadin (SPBU percontohan Maros), 
CV Empos Tiran (produsen rodentisida), 
CV Profita Lestari (distributor pestisida), 
CV Empos (distributor Semen Tonasa), 
PT Bahteramas (pabrik gula di Konawe Selatan).

Tentu Kita semua berharap, dengan dipilihnya sosok pengusaha sebagai Mentri pertanian dapat menjadikan pertanian indonesia semakin maju dan berdaya saing. sehingga akan membuat Petani indonesia lebih sejahtera.

Friday, October 24, 2014

Diversifikasi Pangan, Alternatif Mengembalikan Kedaulatan Pangan Indonesia



Indonesia merupakan negara agraris, kaya akan keanekaragaman hayati yang mampu mendukung pemenuhan kebutuhan pangan. Indonesia memiliki 77 komoditas sumber karbohidrat, 26 jenis kacang-kacangan, 75 jenis sumber lemak. Namun ditangah kekayaan hayati yang melimpah, Indonesia masih harung mengimpor bahan pangan. Sepanjang tahun 2012 ini saja impor beras sudah mencapai 1,95 juta ton, jagung sebanyak 2 juta ton, kedelai 1,9 juta ton. Tentu sangat ironis, Indonesia yang dikenal sebagai negara agraris masih mengandalkan impor dalam hal pemenuhan pangan.

Harapan Baru Mewujudkan Kedaulatan Pangan Indonesia

 
MEMPRIHATINKAN. gambaran inilah yang saat ini menggambarkan kondisi pertanian di Indonesia. Negeri yang menyandang predikat agraris, yang memiliki keanekaragaman hayati yang mampu menopang pemenuhan kebutuhan pangan. Akan tetapi dari tahun ke tahun kian menggantungkan diri ke produk impor. Badan pusat statistik mencatat setidaknya dalam 10 tahun terakhir kebutuhan impor pangan indonesia melonjak 346% atau hampir empat kali lipat selama 2003-2013.

Aplikasi Giberlin pada berbagai Tanaman

Giberelin merupakan hormon yang berfungsi sinergis (bekerja sama) dengan hormon auksin. Giberelin berpengaruh terhadap perkembangan dan perkecambahan embrio. 
Giberelin akan merangsang pembentukan enzim amylase. Enzim tersebut berperan memecah senyawa amilum yang terdapat pada endosperm (cadangan makanan) menjadi senyawa glukosa. Glukosa merupakan sumber energy pertumbuhan. Apabila giberelin diberikan pada tumbuhan kerdil, tumbuhan akan tumbuh normal kembali.

Giberelin juga berfungsi dalam proses pembentukan biji, yaitu merangsang pembentukan serbuk sari (polen), memperbesar ukuran buah, merangsang pembentukan bunga, dan mengakhiri masa dormansi biji. Giberelin dengan konsentrasi rendah tidak merangsang pembentukan akar, tetapi pada konsentrasi tinggi akan merangsang pembentukan akar.
berikut ini dosis aplikasi Giberlin pada berbagai tanaman:

Wednesday, October 22, 2014

Nitrobacter, Solusi Mengatasi Tanah Bantat

Hasil Panen yang meningkat merupakan suatu dambaan semua petani dan pemerintah dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan. Akan tetapi dengan kondisi tanah di Indonesia yang sebagian besar mengalami kerusakan akibat Penggunaan pupuk kimia yang berlebihan secara terus-menerus, sehingga membuat lahan pertanian menjadi bantat. Tentu sangat sulit jika tidak dilakukan perubahan yang mendasar dan menyeluruh dari para petani sendiri.

Tanah di Indonesia pada umumnya telah menyipan Hara yang lengkap dengan jumlah yang tinggi, Ini bisa terlihat dari pola pemupukan yang biasa dilakukan petani yang cenderung berlebihan dan dilakukan secara terus menerus. Namun pertanyaannya adalah apakah jika petani menghentikan penggunaan pupuk dengan alasan Nutrisi yang tersimpan ditanah saat ini sudah banyak bisa serta merta berhasil??

Rekomendasi Pemupukan Tanaman Padi MH 2014 Kabupaten Lamongan

Sumber: http://katam.litbang.deptan.go.id/

Rekomendasi Pemupukan Tanaman Padi 2014 Kabupaten Gresik

Sumber: http://katam.litbang.deptan.go.id/

Thursday, October 16, 2014

Model Pertanian Surjan, Strategi untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan

Sistem surjan adalah sistem penanaman yang dicirikan dengan perbedaan tinggi permukaan bidang tanam pada suatu luasan lahan. Dengan perbedaan tinggi, bidang yang tinggi dapat ditanami sayur, buah, rumput, atau palawija lainnya, sedangkan bidang yang rendah dapat ditanami dengan padi. Bila pada model tanam monokultur  tradisional luas galengan hanya kurang dari 0,5 M dan tinggi 30 cm, model pertanian memiliki lebar galengan lebih dari 1 Meter sehingga petani bisa menanami galengan dengan berbagai komoditas lain. 

Tuesday, October 14, 2014

Membuat IPAL (Instalasi Pengelolaan Air Limbah) sederhana, Untuk Mendukung Konsep Rumah Pangan Lestari

 Pemakaian air rata-rata rumah tangga di perkotaan di Indonesia sebesar setiap orang 144 liter perharinya. Pemakaian terbesar adalah untuk keperluan mandi sebesar 60 liter perhari perorang atau 45 persen dari total pemakaian air (Ditjen Cipta karya, Departemen PU, 2006). Penggunaan air untuk kebutuhan tersebut, jika kita mampu mengolahnya dengan perlengkapan yang sederhana tentu masih bisa dipakai kembali untuk keperluan yang lain.

Monday, October 13, 2014

LAPORAN PRAKTIKUM TENTANG TEKNOLOGI KULTUR JARINGAN TANAMAN ANGGREK


Pendahuluan

        kultur jaringan dalam bahasa asing disebut sebagai tissue culture. Kultur adalah budidaya dan jaringan adalah sekelompok sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama. jadi, kultur jaringan berarti membudidayakan suatu jaringan tanaman menjadi tanaman kecil yang mempunyai sifat seperti induknya ( Suryowinoto (1991).

Pengembangan Rumah Pangan Lestari Sebagai Solusi Mencukupi Kebutuhan Pangan Keluarga

Kebutuhan akan pangan yang sehat dan berkesinambungan merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari oleh setiap keluarga. Tak ayal sebagian besar penghasilan keluarga dihabiskan untuk mencukupi kebutuhan pangan dan Gizi keluarga. Kedepan, setiap keluarga diharpakan dapat mengotimalisasi setiap sumberdaya yang dimiliki, dengan memanfaatkan pekarangan rumah yang ada untuk ditanami komoditas pangan yang dibutuhkan. Sehingga kebutuhan pangan keluarga dapat dicukupi tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar.

Budidaya Padi dengan Panduan Kalender Tanam Terpadu (KATAM)

http://katam.litbang.deptan.go.id/

Perubahan Iklim di Indonesia saat ini menjadi hal yang menakutkan bagi petani. Bagaimana tidak, Anomali cuaca dan iklim inilah yang menjadi faktor utama yang menyebabkan petani gagal penen dan mengalami kerugian besar. 

Dengan perubahan iklim, Praktis mempengaruhi siklus hidup OPT yang menyebabkan peledakan hama, serta ancaman kekeringan dan banjir.

Untuk itu, Kementrian Pertanian melalui kajian yang mendalam dengan melibatkan banyak pihak meluncurkan Kalender Tanam Terpadu (KATAM). Aplikasi yang telah dilengkapi dengan versi Android dan versi untuk kecepatan internet rendah ini diharapkan dapat membantu petani mencegah kerugian terhadap ancaman gagal panen. selain itu, Kalender tanam juga dilengkapi dengan rekomendasi dosis pupuk dan rekomendasi Varietas menurut Kecamatan juga diharapkan dapat membantu petani menghemat biaya untuk pembelian pupuk.

Untuk Membuka Kalender Tanam silahkan Klik Disini

Prospek Budidaya Golden Melon

Golden Melon, siapa yang tidak kenal buah ini? Hampir disetiap toko buah, baik di pasar Tradisional sampai Supermarket Terkenal semua menjajakan melon jenis ini. Bagaimana tidak, warna buah yang menarik serta rasa manis yang khas sehingga diminati banyak konsumen baik lokal maupun mancanegara. Tak heran harga melon jenis ini lebih tinggi dibandingkan jenis melon yang lain. Jika Harga melon biasa berkisar antara Rp. 2.500 - Rp. 4.000/Kg ditingkat petani, Harga melon ini masih bertengger antara Rp. 7.000 - Rp. 9.000/Kg. Sedangkan ditingkat konsumen, harga melon ini masih berkisar Rp.15.000,-/kg.

Sunday, October 12, 2014

Budidaya tebu mudah, dengan Singgle Bud Planting



Tebu merupakan tanaman strategis untuk dikembangkan di Indonesia. Kebutuhan gula nasional yang saat ini mencapai 5,70 juta ton, sementara saat ini produksi gula nasional baru mencapai 3,2 juta ton.
Untuk itu perlu langkah strategis untuk memenuhi kekurangan produksi tebu tersebut, salahsatunya dengan memperbaiki pola pembibitan & Budidaya tanaman tebu.

Wednesday, October 8, 2014

TEKNIK BUDIDAYA PADI GOGO RANCAH



Padi, Selain ditanam pada lahan sawah tanaman padi juga bisa dibudidayakan pada lahan kering atau sering kita sebut dengan budidaya padi gogo rancah.