Walang sangit (Leptocorisa oratorius Fabricius)merupakan hama yang menyerang tanaman padi setelah berbunga dengan menghisap bulir padi yang masih masak susu. Serangan walang sangit menyebabkan bulir menjadi hampa atau pengisiannya tidak sempurna. Potensi kehilangan hasil akibat walang sangit yang mencapai 50% menjadikan hama ini menjadi sangat penting untuk dikendalikan.
Saturday, December 27, 2014
BUDIDAYA BAWANG MERAH (bagian 4)
3.8.
Pengendalian Hama dan Penyakit
Hama
penyakit yang menyerang tanaman bawang merah antara lain adalah ulat grayak
Spodoptera, Trips, Bercak ungu Alternaria (Trotol); otomatis (Colletotrichum),
busuk umbi Fusarium dan busuk putih Sclerotum, busuk daun Stemphylium
dan virus.
BUDIDAYA BAWANG MERAH (bagian 3)
3.5.
Pengolahan Tanah
Pengolahan
tanah pada dasarnya dimaksudkan untuk menciptakan lapisan olah yang gembur dan
cocok untuk budidaya bawang merah. Pengolahan tanah umumnya diperlukan untuk
menggemburkan tanah, memperbaiki drainase dan aerasi tanah, meratakan permukaan
tanah, dan mengendalikan gulma.
BUDIDAYA BAWANG MERAH (bagian 2)
III. TEKNIK
PENANAMAN
3.1. Pola Tanam
Rotasi tanaman
bawang merah dengan padi setahun sekali dan dengan tebu tiga tahun sekali
seperti di Kabupaten Brebes (Jawa Tengah) cukup baik dan sangat membantu
mempertahankan produktivitas lahan. Untuk melestarikan produktivitasnya lahan
pertanian yang digunakan dalam produksi pangan tidak boleh dibiarkan memiliki
salinitas tinggi dan drainase yang jelek.
BUDIDAYA BAWANG MERAH
I.
PENDAHULUAN
Bawang
merah merupakan salah satu komoditas sayuran unggulan yang sejak lama telah
diusahakan oleh petani secara intensif. Komoditas ini juga merupakan sumber
pendapatan dan kesempatan kerja yang memberikan kontribusi cukup tinggi
terhadap perkembangan ekonomi wilayah. Karena memiliki nilai ekonomi yang
tinggi, maka pengusahaan budidaya bawang merah telah menyebar di hampir semua
provinsi di Indonesia. Meskipun minat petani terhadap bawang merah cukup kuat,
namun dalam proses pengusahaannya masih ditemui berbagai kendala, baik kendala
yang bersifat teknis maupun ekonomis.
REVOLUSI HIJAU II, MENGEMBALIKAN KEDAULATAN PANGAN DI INDONESIA
Kedaulatan
pangan memang menjadi isu semua Negara baik dinegara maju maupun Negara
berkembang. Negara-negara Eropa, Amerika, Jepang dan Australia adalah contoh
Negara maju yang sampai saat ini tidak kekurangan pangan, bahkan menjadi
eksportir berbagai produk pangan dunia. Indonesia sempat menjadi Negara
swasembada pangan, namun hal tersebut tidaklah lama. Hingga saat ini Indonesia
kembali mengimpor kebutuhan pokok seperti beras, gula dan kedelai.
Monday, December 22, 2014
PENERAPAN “ISSE” UNTUK KESEJAHTERAAN PETANI SAWIT
Minyak sawit (CPO) saat ini telah
menjadi komoditas penting yang menyerap 4,5 Juta tenaga kerja disektor on farm. Komoditas ini juga menjadi
andalan pemerintah disektor pertanian.
UGM LUNCURKAN APLIKASI "PETANI" BERBASIS ANDROID
Sebagai negara agraris, Indonesia memiliki hamparan lahan pertanian yang luas untuk menyuplai kebutuhan pangan. Namun, penerapan teknologi pertanian sangat lambat sekali diterima petani di Indonesia.
Saturday, December 20, 2014
Peluang Usaha Ternak Kelinci
Kebutuhan masyarakat
Indonesia akan daging masih sangat terbuka lebar, Termasuk daging kelinci.
Daging kelinci mempunyai rasa yang nikmat, gurih, kaya protein, rendah lemak
sehingga disukai banyak orang.Meskipun tingkat
konsumsi daging kelinci saat ini belum setinggi daging unggas, kambing atau sapi ternak
kelinci tetap menjanjikan keuntungan. Karena kelinci adalah hewan yang gampang
dijinakkan, mudah beradaptasi dan cepat berkembangbiak.
Friday, December 19, 2014
MEMBUAT TEH KOMPOS
tidak semua kompos padat mudah diaplikasikan pada tanah. Penambahan kompos padat pada tanaman tentu tidaklah langsung menjangkau zona perakaran tanaman, sehingga serapan hara tanaman akan sedikit terhambat. Teh kompos merupakan ekstrak kompos melalui teknis seduh.. Aolikasi Teh kompos akan langsung menjangkau zona perakaran, sehingga lebih mudah diserap tanaman.
Pembuatan Teh Kompos
Teknis sederhana membuat teh kompos yaitu dengan brewing (Seduhan), berikut langkah sederhana membuat teh kompos.
- Masukkan pompa udara/ Aerator kedalam bak atau tong.
- Isi wadah dengan air bersih dan Kompos dengan Perbandingan 5:1 (Air:Kompos).
- Diamkan dalam wadah selama 3- 7 hari dengan kondisi Aerator terus bekerja.
- Cara mengetahui teh kompos telah jadi atau tidak adalah pada baunya. Jika teh kompos mengeluarkan bau sedap, maka teh kompos telah jadi.
- Saring Teh kompos yang telah jadi dengan menggunakan kain halus, dan siap digunakan.
SELAI UBI JALAR
Bahan Utama
- 500 gr Ubi Jala
- 500 gr buah Segar sebagai perasa (bisa anggur, strowbery, nanas, mangga)
- 500 ml Air
- 500 gr Gula Pasir
- 3 gr Asam Sitrat
- 2 gr Pektin Komersial
- Cuci Botol dan Tutupnya hingga bersih
- Keringkan Botol dan Tutupnya di dalam Oven pada suhu 100 derajad Celcius selama 2 Jam
- Botol yang sudah kering dan steril harus segera digunakan
- Cuci Bersih Ubi Jalar, Kemudian Kukus selama 30 menit
- Cuci buah dan potong kecil-kecil
- Ubi Jalar yang telah dikukus, lalu dikupas kulitnya. Potong kecil-kecil kemudian blender bersama buah yang telah kita siapkan tadi.
- Tambah Gula, Asam Sitrat dan Pektin, Panaskan dengan api sedang selama 25 menit (sampai mengental)
- Angkat, Masukkan Kedalam Botol
Ice Cream Ubi Jalar
Bahan:
a. DP (Bahan pembuat es krim komersial) 150 gr (1 sachet)
b. Susu Kental Manis 1 Kaleng
c. Air rebusan Ubi Jalar Ungu 500 ml
d. Tepung ubi Jalar Ungu 15 gr
Pembuatan Air Rebusan Ubi Jalar
1. Ambil 1 Kg Ubi Jalar Ungu segar, Cuci Bersih.
2. Setelah itu iris-iris, Masukkan dalam 2 liter air mendidih. Rebus selama 30 menit.
3. Saring Air rebusan ubi jalar ungu, dinginkan lalu simpan di dalam kulkas.
Membuat Ice Cream
1. Campurkan air rebusan dan susu kental manis, mixxer dengan kecepatan rendah
2. Tambahkan DP dan Tepung ubi jalar, mixer lagi dengan kecepatan sedang
3. Setelah semua tercampur rata, tingkatkan kecepatan mixer, aduk hingga mengembang (Volume Ice Cream 3 kali volume awal)
4. Masukkan Adonan Ice Cream kedalam cup, lalu bekukan dalam freezer selama 24 Jam.
5. Es Krim Siap Disajikan.
Saturday, December 13, 2014
BUDIDAYA KACANG PANJANG
Tanaman Kacang panjang merupakan tanaman yang berasal dari India dan Afrika. Permintaan kacang panjang yang tinggi di Indonesia serta tingkat serangan OPT yang relatif rendah jika dibandingkan dengan tanaman sayur lainnya menjadikan tanaman ini memiliki potensi yang tinggi. Tanaman ini mudah tumbuh dengan baik di berbagai jenis lahan baik lahan sawah, pekarangan, maupun tegalan.
Friday, December 12, 2014
BELAJAR DARI BOJONEGORO MEMANFAATKAN LAHAN BANJIR
Banjir di Daerah Aliran Bengawan Solo memang sudah lama terjadi dan menjadi masalah setiap tahunnya. Hampir setiap tahun beberapa kabupaten seperti Bojonegoro, Gresik, Lamongan, Tuban menjadi langganan banjir akibat luapan Bengawan Solo ini. Entah berapa total kerugian yang dialami masyarakat terutama petani yang harus menelan kerugian akibat gagal panen. Akibatnya daerah-daerah yang menjadi langganan banjir pun sulit berkembang.
Wednesday, December 10, 2014
BUDIDAYA PADI DENGAN IPAT-BO
Intensifikasi
padi sawah dengan sistem tergenang (anaerob) tidak saja menyebabkan tidak berfungsinya
kekuatan biologis tanah (Soil biological
power),tetapi juga menghambat perkembangan sistem perakaran tanaman padi.
Dalam kondisi anaerob, keanekaragaman hayati (biodiversity) tanah sangat
terbatas.Biota tanah yang aerob tidak dapat berkembang dan diperkirakan hanya
sekitar 25% perakaran tanaman padi yang berkembang berkembang dengan baik.Konsekuensinya,
potensi hasil dari berbagai varietas tanaman padi yang diperoleh saat ini (7 8
t/ha) merupakan hasil dari 25% sistem perakaran saja. Pertanaman dengan sistem
aerob (lembab) menghasilkan sistem perakaran paling tidak sekitar 3 4 kali
lebih besar dibandingkan dengan sistem tergenang. Perkembangan sistem perakaran
yang optimal dan didukung oleh keanekaragaman hayati dalam tanah dapat
meningkatkan potensi hasil padi menjadi 3 4 kali lipat (15 25 t/ha). Besarnya
tingkat produktivitas yang mampu dicapai sangat ditentukan kondisi agroekosistem
dan tingkat penerapan teknologinya. Intensifikasi Padi Aerob Berbasis Organik (IPAT-BO)
merupakan salah satu teknologi yang mampu menjawab permasalahan tersebut.
Monday, December 8, 2014
BUDIDAYA EDAMAME
Edamame merupakan kedelai berasal dari Jepang. Eda berarti cabang dan mame berarti kacang, dapat diartikan
sebagai buah yang tumbuh di bawah cabang (Branched bean). Edamame di Cina
dikenal dengan sebutan mao dou (Hairy
bean) (Miles at al. 2000). Orang
Eropa terutama Inggris lebih mengenal jenis kedelai ini dengan nama vegetable soybean (kedelai sayur) atau green soybean dan sweet soybean. Edamame dapat didefinisikan sebagai kedelai berbiji
sangat besar(>30g/100 biji) yang dipanen muda dalam bentuk polong segar. Edamame mempunyai kandungan protein yang lengkap dengan
kualitas yang setara dengan kandungan protein pada susu, telur maupun
daging. Selain itu edamame juga mengandung zat anti kolesterol sehingga
sangat baik untuk dikonsumsi.
Sunday, December 7, 2014
MENGENDALIKAN ULAT GRAYAK
Ulat Grayak (Spodoptera litura) merupakan hama penting pada tanaman kedelai. Hama yang bersifat polifag ini juga menyerang tanaman padi, jagung, kentang, kacang hijau, tembakau, kapas, bayam dan kubis. Kerusakan kedelai akibat hama ini sekitar 20-40%, sedangkan resiko kerusakan pada tanaman kubis berkisar 70%. Berdasarkan data BPS 1993, serangan ulat grayak di Indonesia mencapai 4.149 ha dengan intensitas serangan 17,80%.
Tuesday, December 2, 2014
MENGENDALIKAN HAMA WERENG COKLAT
Hama wereng saat ini telah menjadi hama utama yang menyerang tanaman padi. Kerugian petani akibat peledakan hama ini pun tidak sedikit. banyak pula petani yang harus gagal panen akibat peledakan populasi wereng.
MENGENDALIKAN PENYAKIT BLAS PADA TANAMAN PADI
Kelembaban yang tinggi akibat tingginya curah hujan akhir- akhir ini memang menjadi iklim yang cocok bagi perkembangan penyakit akibat jamur jenis Pyricularia grisea. Jamur yang menyerang daun dan batang padi ini bisa menurunkan hasil hingga 20%. Di daerah- daerah endemik penyakit blas, seperti sumut, Sumsel, Lampung, Jawa Barat, Bali, dan NTB. Resiko penurunan hasil akibat penyakit ini bahkan mencapai 50%.
Subscribe to:
Posts (Atom)